BeritaNasional

Wali Kota Salatiga Motivasi Guru Muhammadiyah saat Konsolidasi FGM Jawa Tengah

SALATIGA – Kota Salatiga menjadi tuan rumah Konsolidasi Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Wilayah dan FGM Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, dalam rangka menyambut Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Jumat-Sabtu (4-5/11), di Hotel Laras Asri.

Kegiatan itu betujuan membangun kolaborasi dan sinergi FGM Wilayah dan FGM Kab/Kota sebagai upaya mengawal perjuangan Guru Muhammadiyah.

Menghadapi situasi dan kondisi perubahan cepat yang terjadi dalam dunia pendidikan.

Pertemuan itu juga sebagai tindak lanjut kegiatan Silaturrahim Nasional Guru Jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA,MA dan SMK Muhammadiyah.

Diselenggarakan bersamaan oleh Pimpinan Pusat FGM di Metro Lampung, Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta, beberapa waktu yang lalu.

Dalam pertemuan itu, hadir Pj Wali Kota Salatiga Drs Sinoeng N Rachmadi MM yang memberikan sambutan, sekaligus motivasi inspiratif kepada Guru Muhamamdiyah yang hadir.

“Saat kita kecil kebahagiaan kita adalah ketika diberi, namun setelah dewasa ternyata kebahagiaan diperoleh ketika kita mampu ‘memberi’,” kata Sinoeng.

Wali Kota mampu menghipnotis para peseta konsolidasi FGM perwakilan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan motivasi-motivasinya yang inspiratif.

Sinoeng mengingatkan kepada para guru agar jangan pernah bosan memberi nasihat pada anak-anak.

Sebagai kepala daerah Sinoeng meminta para guru mengajak siswanya mengunjungi tempat-tempat penting

Seperti rumah wali kota, rumah bupati dan lain sebagainya, agar membekas pada jiwanya.

”Memori tentang hal-hal positif sangat berpengaruh terhadap edukasi personal,” ungkap Sinoeng.

Kebijakan Baru

Kegiatan itu juga dihadiri Majelis Dikdasmen Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jateng, Dr H Karnadi Hasan MPd. Karnadi berpesan agar guru-guru Muhammadiyah senantiasa menjaga semangat dalam mengembangkan sekolah/madrasah.

Hadir pula Pengurus Daerah Muhammadiyah Salatiga Prof Dr Benny Ridwan MHum, Majelis Dikdasmen PDM Salatiga Drs H Yahya Syarif, dan juga dihadiri Pimpinan Pusat FGM.

Sementara itu, Pimpinan Pusat FGM Sutomo SAg MAg, menyosialisasikan kebijakan-kebijakan terbaru pimpinan pusat FGM.

Kebijakan baru itu di bidang keorganisasian dan program strategik.

Tujuannya, untuk eksistensi serta mempertegas peran FGM, baik secara internal dan ekternal, guna kemajuan sekolah/madrasah Muhammadiyah, dengan menjadi guru yang  profesional dan sejahtera.

Kebijakan itu juga bertujuan mengambil peran dan inisiatif dalam perjuangan dakwah pendidikan Muhammadiyah untuk ummat dan bangsa

Related Posts