BeritaNasional

Tol Semarang-Demak Seksi 2 Mulai Dibuka Fungsional Hari Ini

Demak – Tol Semarang-Demak Seksi 2 ruas Sayung-Demak resmi dibuka fungsional mulai hari ini, Jumat (18/11). Jalan tol seksi ini memiliki panjang 16,31 kilometer.

Direktur Utama PT PP Semarang-Demak Siswantono memastikan tol di Provinsi Jawa Tengah tersebut sudah dibuka fungsional. “Bisa, hari ini sudah fungsional 2 arah,” ujarnya kepada kumparan, Jumat (18/11).

Siswanto mengungkapkan, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 ini belum resmi beroperasi. “Targetnya awal Januari,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau progres infrastruktur tersebut meminta agar ruas tol mulai dibuka fungsional pada hari ini, 18 November 2022. Adapun uji coba pembukaan telah dilakukan sejak Jumat (12/11) pukul 15.00 WIB dengan skema buka tutup satu arah.

Tol Semarang-Demak Seksi 2 dibuka fungsional mulai hari ini, Jumat (18/11). Foto: Dok. PT PP Semarang Demak

Pembukaan fungsional ruas tol tersebut sangat penting untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Pantai Utara (Pantura), yang saat ini juga sedang dilakukan penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Callendar Hamilton (CH) Wonokerto.

“Konstruksi sudah bagus, bisa dimaksimalkan untuk kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk. Supaya jangan terlalu macet Jalan Nasional Pantura sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Basuki.

Tol Semarang-Demak memiliki panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU), yakni Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km menjadi porsi pemerintah (APBN) dengan kebutuhan biaya Rp 10 triliun.

Sementara Seksi 2 untuk ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT. Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Untuk seksi 1 telah dilaksanakan kontrak dengan paket pekerjaan peninggian Jembatan Kaligawe, elevated freeway, dan pile slab untuk 1A; pekerjaan tanggul laut dan jalan utama, On/Off Ramp, Jembatan Kali Babon dan Sayung serta rest area dan Gerbang Tol untuk 1B; pembangunan Kolam Retensi Terboyo (± 189 Ha) dan Sriwulan (± 28 Ha), Rumah Pompa Terboyo dan Sriwulan untuk 1C.

Pada seksi 1 saat ini sedang dilakukan trial embankment sepanjang 400 meter dengan progres 48,89 persen dan diharapkan selesai pada bulan Januari 2023 hingga 2 lapis timbunan dan dapat dijadikan acuan untuk pekerjaan tanggul laut pada paket kontraktual 1B yang pada bulan Januari 2023 bertepatan mulai pekerjaan timbunan.

Untuk pembangunan Seksi 2 dilaksanakan oleh PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan Konsultan Supervisi PT Virama Karya (Persero) dengan nilai investasi sebesar Rp 5,44 triliun.

Diharapkan dengan pembangunan jalan tol yang terintegrasi tanggul laut ini, permasalahan banjir rob di Semarang Timur khususnya

Kaligawe-Sayung yang mengakibatkan kerugian ekonomi cukup signifikan dapat teratasi pada akhir tahun 2023 dengan terbangunnya tanggul hingga 4 lapis timbunan dan beroperasinya Rumah Pompa pada Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan.

Related Posts