Berita

Pelaku Peti Yang Mencemari Air Intake Madi Berhasil Tangkap Polisi

Bengkayang, Polda Kalbar – Kepolisian Resor Bengkayang Polda Kalbar mengamankan seorang pria berinisial AS sebagai pelaku pengolahan emas tanpa izin berupa alat gelondong yang terjadi di Gunung Sindoro, Dusun Madi, Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar Kabupaten Bengkayang. Rabu (19/1/23) sore.

Untuk diketahui, Sebelumnya pada tanggal 4 Oktober 2022 Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRPLH), Polsek Lumar, Denzipur TNI Bengkayang, KPH wilayah Bengkayang, Pegawai Perumdam Tirta Bengkayang, serta pegawai Desa Tiga Berkat Kecamatan Lumar melakukan pengecekan TKP yang diduga faktor penyebab Intake Madi tercemar, tim menemukan adanya alat penambangan emas yang belum diketahui pemiliknya. Kemudian tim segera melaporkan hal tersebut ke Polres Bengkayang, yang kemudian ditindak lanjuti Sat Reskrim dengan melakukan olah TKP dan penyitaan barang bukti.

Menindak lanjuti adanya laporan dari masyarakat mengenai pencemaran air di intake Madi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang segera menggelar rapat bersama Tim Terpadu untuk melakukan penertiban. Sabtu (14/1/23) yang lalu.

Pada saat rapat, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bengkayang Wardi, S.Si membenarkan terjadinya pencemaran air di areal Intake Madi yang merupakan sumber air bersih yang dikonsumsi ribuan warga di Kecamatan Bengkayang dan Kecamatan Lumar.

Menanggapi hal itu, Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP SAGI, S.H. melakukan pemanggilan terhadap saudara AS untuk dilakukan pemeriksaan dilanjutkan pengeledahan dirumah AS oleh anggota satreskrim dan ditemukan barang bukti timbangan digital, mesin diesel, gelondong, botol merkuri, dan emas butiran.

Mengenai kejadian tersebut, Kapolres Bengkayang menghimbau “Mari bersama-sama menjaga lingkungan tetap lestari demi anak cucu kita yang akan datang. Sadar dan mengerti dengan dampak buruk yang akan kita rasakan apabila Sumber daya Alam tidak terkelola dengan baik. Selain merusak, mencemari lingkungan dan ekosistem, penambangan emas tanpa ijin juga bertentangan dengan Pasal 161 UU RI Nomor 3 Tahun 2002 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.” tutup Kapolres.

 

#Kapolda Kalbar, #Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro, #Kombes Pol Raden Petit Wijaya, #Kabidhumas Polda Kalbar, #Polres Sintang, #Polres Bengkayang, #Polresta Pontianak, #Polres Kubu Raya, #Polres Sambas, #Polres Mempawah, #AKBP Fauzan Sukmawansyah, #Polda Kalbar, #Polda Kalimantan Barat, #Polres Pangandaran, #AKBP Hidayat, #Polres Rembang, #Polres Demak, #Polda Jateng, #Polda Jawa Tengah, #Jateng, #Jawa Tengah, #Polda Jabar, #Polda Kalbar, #Kompol Cucu Safiyudin, #Polres Banjarnegara, #Polrestabes Semarang

Related Posts