Berita

KPU Demak Siapkan Dua Skenario TPS di Lokasi Banjir Rob

Demak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah memetakan kebutuhan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan umum (Pemilu) 2024. Pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah skenario TPS di lokasi bencana banjir mengingat sejumlah desa di Kecamatan Sayung rawan banjir rob.

Ketua KPU Kabupaten Demak, Bambang Setya Budi, mengatakan untuk melaksanakan pemilu mendatang dibutuhkan 3.727 TPS. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan TPS Khusus.

Khusus TPS di daerah rawan banjir, KPU telah menyiapkan dua skenario. Yaitu mencari lokasi yang tinggi di desa yang dilanda banjir. Serta membuat TPS tersentral yang tidak terkena banjir di satu wilayah yang terkena banjir.

“Prinsipnya dua skenario itu yang kami gunakan di daerah-daerah rob, jadi kami belum menggunakan kemungkinan ketiga misalnya menggunakan TPS apung,” kata Bambang kepada Medcom.id, Selasa, 17 Januari 2023.

Menurut dia KPU Kabupaten Demak tidak mungkin menggunakan kemungkinan ketiga, TPS apung itu karena sebagian besar logistik Pemilu berbahan kertas. Sehingga rawan rusak bila terkena air. Di sisi lain, KPU Kabupaten Demak belum mendapatkan formula pelaksanaan pemungutan di TPS apung.

Seperti diketahui sejumlah desa di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak merupakan desa langganan banjir rob. Itu seperti di Desa Bedono.

#Polres Demak, #Kapolres Demak, #Kabupaten Demak, #Demak, #Polres Banjarnegara, #Kapolres Banjarnegara, #Banjarnegara, #Kabupaten Banjarnegara, #Pemkab Banjarnegara, #Polda Jateng, #AKBP Hendri Yulianto, #AKBP Budi Adhy Buono, #Kapolres Sintang, #AKBP Tommy Ferdian

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Related Posts