SEMARANG – Kecelakaan di tol Semarang-Solo melibatkan tiga unit kendaraan, Minggu (26/2/2024).

Lokasi kecelakaan di KM 479+500 jalur A, Desa Kiringan, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, sekira pukul 00.30.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Ipda Budi Purnomo menjelaskan, kecelakaan bermula saat minibus Suzuki APV nomor polisi G 1926 WQ melaju dari arah barat ke timur atau dari Semarang-Solo di lajur 1.

Suzuki APV dikemudikan Muhammad Hunaingin, 33, warga Dusun Gunungagung, RT 04 RW 05, Desa Gunungagung, Kecamatan Bumijawa, Tegal dengan membawa tiga penumpang.

Mereka adalah Umi Kulsum,43; Khamami, 26 dan Tabas, 57, yang berasal dari desa yang sama.

Tiba di lokasi kejadian, sopir minibus diduga kurang konsentrasi dan menyundul kendaraan tracktor head scania nopol B 9061 UEH di depannya.

Truk tersebut dikemudikan Hengki Pardede, 47, warga Kampung Jati RT 07 RW 06, Jatimulya, Bekasi.

Lalu dari arah belakang, minibus Suzuki APV giliran ditabrak bus yang belum diketahui nomor polisinya karena melarikan setelah menabrak Suzuki APV.

Akibat benturan keras, Suzuki APV terbakar. Nyaris tak tersisa. Beruntung, sopir dan para penumpang berhasil menyelamatkan diri.

Sopir minibus Muhammad Hunaingin dan dua penumpang yakni Umi Kulsum, serta Khamami hanya mengalami luka ringan.

Mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Hidayah Mojosongo Boyolali.

Kepala Satpol PP Boyolali Sunarno yang menerima laporan mobil terbakar di tol Semarang-Solo langsung mengirimkan dua armada damkar untuk pemadaman.

 

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Jawa Tengah, Jateng, AKBP Sigit, AKBP Suryadi, AKBP Erick Budi Santoso, Iptu Mohammad Bimo Seno, Kompol Joko Lelono, AKBP Hary Ardianto, AKBP Bronto Budiyono