Berita

Dampak BBM Naik, Harga Ayam Tanpa Tulang di Banjarnegara Rp40.000 per Kilogram

Banjarnegara – Harga sejumlah bahan pangan terus melambung pasca pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM. Di Kabupaten Banjarnegara, harga sembako di pasar tradisional mengalami kenaikan kisaran 30 hingga 40 persen. Kenaikan  harga terjadi pada jenis ayam potong.

Harga daging ayam tanpa tulang atau daging filet mengalami kenaikan dari Rp36.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.  Harga daging ayam dada mentok naik dari Rp30.000 menjadi  Rp32.000 per kilogramnya, daging ayam campur naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogramnya. Sementara naiknya harga ayam membuat pedagang memilih mengurangi stok. Jika biasanya mencapai 100 kilogram per hari, kini hanya 50 hingga 80 kilogram.

“Akibat kenaikan harga sembako, mengalami penurunan omset mencapai 50 persen. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjaan karena tingginya sejumlah harga pangan,” kata Oka.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sangat dirasa memberatkan masyarakat di saat ekonomi tingkat bawah mulai menggeliat setelah adanya pandemi Covid-19. Kini masyarakat kembali harus dipusingkan dengan dampak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM yang berimbas pada sepinya pasar.

Related Posts